Titik Mula yang Tepat bagi Anak-anak English Class Mekko
Senin 1 Juni 2026 itu, English Class Mekko (ECM) dikunjungi oleh seorang Volunteer Domestik. Kali ini Voulnteer yang berkunjung adalah Dimas, seorang Backpaker. Dimas adalah salah satu backpacker asal medan. Selain menjadi Backpaker, Dimas juga bekerja di salah satu perusahan IT (Information and technology) di Negeri Trenggano, Malaysia Barat.
Saat Dimas tiba anak-anak ECM menyambut Dimas dengan ramah. Dalam proses belajar, Dimas memberi pengalaman untuk membentuk jiwa menjual dan percaya diri kepada anak- anak saat berhadapan dengan tamu/wisawatan (domestic / asing).
Dimas, Backpaker yang mengajar Anak-anak English Class Mekko (ECM)
. Vitri dan temannya adalah salah dua tamu yang berkunjung ke Mekko ketika itu.

Tidak hanya kepada Vitri dan temannya, tapi mereka belajar menjelaskan kepada siapa pun yang membeli / menyewa peralatan itu. Bagi mereka siapapun yang membeli atau menyewa peralatan itu akan mendukung kelas belajar mereka. Mereka mencoba belajar untuk tampil percaya diri. Mereka belajar untuk bisa berbicara di depan tamu. Mereka tidak mengemis tapi mereka berusaha untuk tampil percaya diri dan bisa memberikan pelayanan terbaik dengan penuh sopan santun.
“kami butuh praktek yang banyak”, kata salah satu dari mereka diselah proses pembelajaran.
“Kalian tidak boleh meminta uang di tamu” Kata Dimas dalam salah satu sesi pembelajaran. “Cukup buat ramah tamah tamu” Tandanya. Dimas mengatakan apa yang mereka anak-anak ECM lakukan itu adalah titik mula yang sudah benar dan tepat.
Penulis : Anselmus Masan Rumat (Ancis Lamabelawa / Anzhello Lamabelawa)
Editor : Anselmus Masan Rumat (Ancis Lamabelawa / Anzhello Lamabelawa)
Komentar
Posting Komentar