Part II Transplantasi Terumbu Karang di Perairan Mekko.

 Kegiatan Kecil Memiliki Dampak yang Besar.

 
Proses Membenamkan Media dan Bibit Terumbu Karang.

Kegiatan Transplantasi Terumbu Karang Part II oleh K3 Budaya Adonara / Adonara C4 melalui kegiatan di English Class Mekko pada Minggu 20 Juni 2026. Kegiatan kali itu melibatkan, BM3, Pemuda Mekko, Pemerintah Kantor Cabang Dinas (KCD) Kelautan Perikanan dan PT Mutiara Adonara (cabang Mekko). Mereka kembali berkolaborasi dalam mendukung kegiatan English Class Mekko (ECM) dengan bergabung dalam melakukan transplantasi Terumbu Karang di Perairan Mekko. Mereka melakukan transplantasi terumbu karang. Kegiatan itu mereka melepaskan / membenamkan tujuh Media Tanam Terumbu Karang. 

 

Tujuan lain dari kegiatan itu adalah mendorong penertiban aturan aktivitas liar berkarang dan pemboman di perairan Mekko. Masyarakat Mekko mengatakan sangat resah dengan aktivitas tidak bertanggung jawab tersebut. Mereka berharap pemerintah dan stakeholder terkait segera mengatur penertiban aktivitas berkarang tersebut dalam Peraturan Desa (Perdes),  Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Kementerian Kelautan Perikanan Republik Indonesia.

 

Kegiatan itu mendapat dukungan dan simpatik oleh Ama Laga, salah satu orang tua  Bajau di Mekko. Mereka sangat antusias mendukung kegiatan rehabilitasi terumbu karang di perairan di Mekko. Tidak hanya Ama Laga, tapi para Bapa Ramli, Bapa Indar dan orang tua lainnya dan para pemuda di Mekko mengatakan hal senada.


Sama seperti para Orang Tua di Mekko, Suhar, Mandor umum perusahan Mutiara Adonara (cabang Mekko) mengatakan akan selalu selalu mendukung kegiatan pelestarian lingkungan di Mekko.

 

“Saya selalu mendukung kegiatan pelestarian lingkungan di Mekko”, kata Suhar.



“Anak look kaene mari oneke. Supaya Leluhur melindungi mio. Nakune Io Lema jagane. Tapi kalau mio look mari oneke ikan akan banyak yang datang jaga mio. Kata Ama Laga kepada Fahri saat Fahri jalan pulang usai kegiatan. Artinya untuk kegiatan dilaut harus mengucapkan kata permisi supaya alam dan leluhur mengizinkan. Tadi saat penanaman terumbu karang ada Lima ekor Hiu yang menjaga kalian. Itu karena kalian tidak mengucapkan kata permisi. Namun jika mengucapkan kata permisi maka akan ada banyak biota laut yang menjaga kalian.

 

Fahri mengingat kembali apa yang dikatakan Ama Laga itu benar.  Saat menaruh media, Fahri melihat lima ekor Hiu berenang di atasnya.


Kegiatan Kali itu anak- anak English Class Mekko tidak bisa hadir karena hari mulai Sore dan mereka harus menyiapkan diri ke Masjid. Mereka hanya ikut mengantar media tanam terumbu karang ke kapal pengangkutan. 


Tujuh Media Transplantasi Terumbu Karang Siap di Benamkan di Perairan Mekko

Pengangkutan Media Terumbu Karang oleh Kapal PT Mutiara Adonara

Pengikatan dan Penanaman Terumbu Karang

Terumbu Karang yang sudah ditanam siap di Benamkan 

Pemasangan Moring Line Sebagai Tanda Area Restorasi Terumbu Karang Mekko


Penulis : Anselmus Masan Rumat












Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil K3 Budaya Adonara (Adonara C4 )

Awas! Area Restorasi Terumbu Karang Mekko

Acomodation Home stay and Rent Bike for Adonara C4 Volunteer / English Class Mekko Volunteer.