Postingan

Part II Transplantasi Terumbu Karang di Perairan Mekko.

Gambar
  Kegiatan Kecil Memiliki Dampak yang Besar.   Proses Membenamkan Media dan Bibit Terumbu Karang. Kegiatan Transplantasi Terumbu Karang Part II oleh K3 Budaya Adonara / Adonara C4 melalui kegiatan di English Class Mekko pada  Minggu 20 Juni 2026. Kegiatan  kali itu melibatkan, BM3, Pemuda Mekko, Pemerintah Kantor Cabang Dinas (KCD) Kelautan Perikanan dan PT Mutiara Adonara (cabang Mekko). Mereka kembali berkolaborasi dalam mendukung kegiatan English Class Mekko (ECM) dengan bergabung dalam melakukan transplantasi Terumbu Karang di Perairan Mekko. Mereka melakukan transplantasi terumbu karang. Kegiatan itu mereka melepaskan / membenamkan tujuh Media Tanam Terumbu Karang.    Tujuan lain dari kegiatan itu adalah mendorong penertiban aturan aktivitas liar berkarang dan pemboman di perairan Mekko. Masyarakat Mekko mengatakan sangat resah dengan aktivitas tidak bertanggung jawab tersebut. Mereka berharap pemerintah dan stakeholder terkait segera mengatur penerti...

Volunteer Pustaka Bambu mengajar di ECM.

Gambar
  “ Ket  (Cat) = Kucing Yellow  = Warna Kuning Dog = Anjing Red =  Warna Merah Berd (Bird) = Burung” Wait (White) = Putih Etc. Terdengar suara, pengucapakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia memecah keheningan di salah satu titik Mekko sore itu. Suara mereka bersahut sahutan.  Beberapa anak remaja berseragam kaos putih asyik mengajar adik-adik mereka. Mereka bagi tugas. Ada yang mengucapkan bahasa inggris. Sebagian lagi mengucapkan bahasa Indonesia. Selain   belajar bahasa inggris untuk nama nama hewan dan warna mereka juga bermain beberapa permainan atau games. Kelas itu berlangsung di English Class Mekko (ECM).   Kaos mereka bertuliskan Pustaka Bambu (PB) menerangkan mereka adalah anak-anak  Pustaka Bambu. Sebuah Taman Baca di Lite Horo Wura Kecamatan Adonara Tengah Flores Timur.  Dedikasi anak - anak PB  itu bertujuan untuk melatih skill mengajar anak anak kelas malamp PB sekaligus anak anak ECM. Mereka adalah Anak kelas malam PB t...

“Ica Biasa Membawah Kami ke Sini ": Monitoring Bakau /Mangrove di Pesisir Mekko.

Gambar
  Monitoring Bakau /Mangrove di Pesisir Mekko.   Terlihat beberapa anak sedang mandi saat air laut pasang di siang itu. Mereka adalah anak-anak English Class Mekko. Ditengah riuh gembiranya mandi, mereka tidak lupa untuk memantau dan melihat Bakau (Mangrove) yang sudah mereka tanam. Bakau yang mereka tanam sudah Tumbuh “Ica biasa membawah kami kesini”, kata Naila. Naila melanjutkan biasa kami setiap kali kami mandi kami datang merawat mangrove yang sudah kami tanam. Lokasi penanaman mangrove itu sebelah timur, beberapa meter dari titik mandi mereka.   Naila mengatakan bahwa mereka sangat gembira saat melihat Bakau yang mereka tanam sudah tumbuh subur. Mereka secara perlahan melihat harapan yang makin cerah untuk daerah Mekko. Mereka terlindungi dari bencana oleh mangrove dan aktivitas kecil mereka. Naila dan temannya melihat Bakau yang mereka tanam   ECM kembali melakukan monitoring mangrove dilakukan hampir setiap minggu saat kelas bahasa inggris di mulai. Tujuan an...

"Mereka Tidak Mau Minum Air Penuh Sampah" : Pembersihan Sampah di Hulu Mata Air.

Gambar
  Aktivitas membersihkan sampah di Mata Air Koli Masang. K3 Budaya Adonara / Adonara berlolaborasi dengan Kelompok Baca Koli Ata Kiwan melakukan pembersihan Mata Air Kliha di Desan Koli Masan Kecamatan Adonara, Kabuoaten Flores Timur. Kegiatan itu dihadiri sekitar 40 lebih anak-anak. Kegiatan ini juga melibatkan Volunteeer manca negara Andy Grace asal Rochester, New York, USA.   Akhir dari kegiatan sebanyak sekitar lebih dari 10 kg sampah yang berhasil dikumpulkan di ambil dari mata air. Banyak sampah an organik yang dikumpulkan. Tidak ada pilihan lain dalam mengelolah sampah, sampah itu dikering lalu dibakar.   Anak-anak aktif memelihara Lingkungan  Di akhir dari kegiatan itu Anzhello Lamabelawa menyampaikan profisiat terima kasih kepada kelompok Kaca Koli Ata Kiwan yang sudah melibatkan anak-anak dalam belajar mencintai lingkungan. dalam sesi diskusi kecil, Anak-anak mengatakan Pondok Baca Koli Ata Kiwan sepakat tidak mau hidup dari air yang penuh sampah. Mereka m...

Pertama Kali ! Anak- anak ECM Memandu Wisawatan.

Gambar
Vitri dan Yuni adalah wisatawan yang baru pertama kali mengunjungi Mekko. Saat tiba di Mekko, mereka ingin Trip ke Pulau Pasir Putih Mekko. Dua wanita itu melaju ke kelompok belajar Mekko. Hari itu, mereka anak-anak English Class Mekko (ECM)  belajar di gedung pusat informasi wisata Mekko.   Vitri dan anak-anak ECM mulai Trip Di sini Mekko kan? Tanya mereka ke Dimas, saat itu Dimas sedang mengajar anak-anak English Class Mekko (ECM).   “Saya kurang tau”  jawab Dimas. Dimas merupakan seorang Backpaker asal Medan. Sama seperti Vitry dan Yuni, Mekko sangat asing baginya.   Kebingungan kedua wanita itu lalu terjawab oleh seorang pemuda .  “Betul di sini Mekko kak”. Jawab pemuda itu.  Pemuda temannya Dimas itu enggan untuk menyebut Namanya.  “Kalau nyebrang nanti diantar oleh kapal trip kak”.   “tapi agak nanti kak.  Sekarang masih panas”. Saat itu waktu menunjukan pukul 12 siang, cukup panas.      Sebelum trip, mereka sempat m...

Kelas Bahasa Inggris dan Pelestarian Alam Mekko Support Ekonomi Masyarakat Lokal.

Gambar
“Pa kita ke pulau ya”? begitu kerap kali ajakan anak anak ECM seusai kelas.  Saat seruan ini muncul berarti pemilik kapal siap panen pundi pundi rupiah. ECM (English Class Mekko) Kegiatan K3 Budaya / Adonara C4 di Mekko melalui kelas bahasa inggris dan pelestarian alam yang selalu berkolaborasi bersama Pokdarwis BM3, Pemuda dan Orang tua Mekko, dan  PT Mutiara Adonara dan berbagai stakeholder meningkatkan ekonomi masyarakat lokal. Pasalnya kegiatan transplantasi terumbu karang , praktek speking bersama native di pulau pasir putih kerap kali menyewa kapal di Mekko. selain itu pembelanjaan makanan dan minuman di warung masyarakat juga sering dilakukan. Sekali kegiatan selalu membayar kapal sebesar 100K-250K. Kegiatan ECM tidak mendapat apa apa. Kegiatan ini hanya memberi saja. Kita tidak mengurus uang mereka. Kita mengurus uang itu berasal dari volunteer kita. Volunteer yang bisa bagikan ilmu mereka. Sewa Kapal Untuk Monitoring Terumbu Karang Melakukan Monitoring Terumbu Karang ...

Titik Mula yang Tepat bagi Anak-anak English Class Mekko

Gambar
  Senin 1 Juni 2026 itu, English Class Mekko (ECM) dikunjungi oleh seorang Volunteer Domestik. Kali ini Voulnteer yang berkunjung adalah Dimas, seorang Backpaker. Dimas adalah salah satu backpacker asal medan. Selain menjadi Backpaker, Dimas juga bekerja di salah satu perusahan IT (Information and technology) di Negeri Trenggano, Malaysia Barat.   Saat Dimas tiba anak-anak ECM menyambut Dimas dengan ramah. Dalam proses belajar, Dimas memberi pengalaman untuk membentuk jiwa menjual dan percaya diri kepada anak- anak saat berhadapan dengan tamu/wisawatan (domestic / asing).                                      Dimas, Backpaker yang mengajar Anak-anak English Class Mekko (ECM) “Hai kak selamat siang. Kak ada mau perlu apa. Kebetulan kami ada menyediakan sewa life jacket, payung dan alat Snorkling. Silahkan Kak”, praktek anak-anak saat Vitri dan temannya berkunjung ke Mekko, sesaat setel...