Postingan

Lambaian Tangan dari Pantai Mekko: Terima Kasih untuk Setiap Kebaikan yang Hadir

Gambar
  Penulis : Anselmus Masan Rumat “Kami mau menggambar!” seru anak-anak English Class Mekko riang pada suatu Hari Minggu di bulan September 2026. Suara ceria mereka memecah suasana pantai hari itu, menyambut sosok tamu yang sudah dinanti-nantikan.   Beberapa minggu sebelumnya, Jackie Campbell , seorang wisatawan asal Australia, mengirimkan pesan kepada tutor English Class Mekko. Berawal dari niat sederhana untuk membagikan alat tulis, mereka menyepakati janji untuk bertemu. Hari itu, Jackie dipandu oleh Pak Said, ayah dari salah satu murid English Class Mekko. Begitu perahu Jackie menepi di bibir pantai, lambaian tangan dan salam hangat dari kami menyambut kedatangannya. Hari itu, identitas sang wisatawan bertransformasi menjadi seorang relawan (volunteer) yang tulus mengajar anak-anak Mekko.   Dengan penuh semangat, Jackie mengajar sambil bercerita tentang petualangannya berlayar mengarungi perairan Indonesia bersama suaminya, Dave, serta dua ekor kucing kesayangan mer...

Torehan di Bawah Pohon Mekko: Saat Bahasa Inggris dan Cinta Bumi Menembus Samudra

Gambar
Penulis : Contributor English Class Mekko Angin pesisir Adonara berembus pelan di Dusun Mekko, Kabupaten Flores Timur. Di bawah naungan rindang sebatang pohon, dengan beberapa bangku dan meja kayu sederhana, tawa anak-anak pecah di antara selingan goresan pensil warna. Sore itu, pukul tiga, mereka sedang asyik menggambar dan belajar bahasa Inggris. Bagi anak-anak Mekko, ruang kelas terbaik mereka tidak berdinding beton, melainkan beralaskan tanah dan beratapkan rindang alam. Di tengah suasana belajar yang hangat itu, sebuah pesan singkat masuk di layar ponsel Founder English Class Mekko (ECM) yang juga menjabat sebagai Ketua K3 Budaya Adonara / Adonara C4: "Hi, where are you?" "I'm here. Where are you?" Pesan itu menandai akhir dari penantian sejak Jumat malam. Sembilan pelancong asal Los Angeles, Amerika Serikat, yang berlayar mengarungi perairan Indonesia dengan sebuah kapal Pinisi megah, akhirnya berlabuh di Mekko pada Sabtu sore, 19 September 2026. Mereka d...

"It’s Very Nice": Menjaga Karang dan Tradisi di Laut Mekko

Gambar
Sebuah Catatan Wisata Edukasi Bersama Anak-Anak Pesisir Flores Timur Penulis : Founder English Class Mekko Area Rehabilitasi Terumbu Karang Mekko Suasana malam 12 September 2026 pukul 19.00 WITA di pesisir Flores Timur dihangatkan oleh sebuah pesan singkat di layar ponsel Founder English Class Mekko. "Hi Bro… I’m Guido," tulis wisatawan asal Belanda itu. "I got your contact number form Edo Solor. Tomorrow I plan to Mekko explore some small island there then snorkling or diving in coral sanctuary." Pertemuan pun disepakati singkat untuk esok hari pukul 11.00 WITA. Pagi itu menjadi awal dari petualangan berbasis edukasi yang meninggalkan kesan mendalam bagi sang pelancong mancanegara. Foto 1 : Panorama lanskap perairan jernih Kepulauan Mekko di Flores Timur dengan bentangan laut biru di bawah terik matahari pagi. Foto 2: Restorasi Terumbu Karang / Snorkeling. Foto underwater seseorang sedang snorkeling memantau terumbu karang muda, atau foto anak-anak pesisir saat m...

Saya mau Bule tinggal di rumah saya Pa : Anak ECM mengajak Volunteer tinggal di Rumah Mereka.

Gambar
  Saya mau Bule tinggal di rumah saya pa. Supaya bule ajar saya tiap hari. Kata Fadil   Penulis : Redaktur Adonara C4 (Anselmus Masan Rumat)   English Class Mekko (ECM) berlangsung di halaman samping warung Arsita pada minggu 9 Agustus 2026. Hari itu mereka lebih banyak berbicara tentang progress perkembangan belajar mereka. Ada hal yang mereka harapkan lebih yaitu mengenai Volunteer. Mereka sering bertanya Andy Grace. Andy Grace adalah salah satu Volunteer pernah mengajar mereka . Andy cukup sering mengajar dan berkegiatan melestarikan alam bersama mereka.  Andy asal Rochester New York Amerika.   Mereka berharap ada Volunteer Asing (Bule) yang datang tinggal bersama kami supaya kami bisa belajar tiap saat. “Saya mau Bule tinggal di rumah saya pa. supaya bule ajar saya tiap hari” . Kata Fadli Ica juga menuturkan dengan cara sedikit berbeda tapi masih sama.   Saya akan menyuruh abang saya nongkrong di luar rumah dulu baru datangkan bule” Kata Ica. ...