Postingan

"It’s Very Nice": Menjaga Karang dan Tradisi di Laut Mekko

Gambar
Sebuah Catatan Wisata Edukasi Bersama Anak-Anak Pesisir Flores Timur Penulis : Founder English Class Mekko Area Rehabilitasi Terumbu Karang Mekko Suasana malam 12 September 2026 pukul 19.00 WITA di pesisir Flores Timur dihangatkan oleh sebuah pesan singkat di layar ponsel Founder English Class Mekko. "Hi Bro… I’m Guido," tulis wisatawan asal Belanda itu. "I got your contact number form Edo Solor. Tomorrow I plan to Mekko explore some small island there then snorkling or diving in coral sanctuary." Pertemuan pun disepakati singkat untuk esok hari pukul 11.00 WITA. Pagi itu menjadi awal dari petualangan berbasis edukasi yang meninggalkan kesan mendalam bagi sang pelancong mancanegara. Foto 1 : Panorama lanskap perairan jernih Kepulauan Mekko di Flores Timur dengan bentangan laut biru di bawah terik matahari pagi. Foto 2: Restorasi Terumbu Karang / Snorkeling. Foto underwater seseorang sedang snorkeling memantau terumbu karang muda, atau foto anak-anak pesisir saat m...

Saya mau Bule tinggal di rumah saya Pa : Anak ECM mengajak Volunteer tinggal di Rumah Mereka.

Gambar
  Saya mau Bule tinggal di rumah saya pa. Supaya bule ajar saya tiap hari. Kata Fadil   Penulis : Redaktur Adonara C4 (Anselmus Masan Rumat)   English Class Mekko (ECM) berlangsung di halaman samping warung Arsita pada minggu 9 Agustus 2026. Hari itu mereka lebih banyak berbicara tentang progress perkembangan belajar mereka. Ada hal yang mereka harapkan lebih yaitu mengenai Volunteer. Mereka sering bertanya Andy Grace. Andy Grace adalah salah satu Volunteer pernah mengajar mereka . Andy cukup sering mengajar dan berkegiatan melestarikan alam bersama mereka.  Andy asal Rochester New York Amerika.   Mereka berharap ada Volunteer Asing (Bule) yang datang tinggal bersama kami supaya kami bisa belajar tiap saat. “Saya mau Bule tinggal di rumah saya pa. supaya bule ajar saya tiap hari” . Kata Fadli Ica juga menuturkan dengan cara sedikit berbeda tapi masih sama.   Saya akan menyuruh abang saya nongkrong di luar rumah dulu baru datangkan bule” Kata Ica. ...

Pertama Kali ! Pemeriksaan Dokumen Kapal Pinisi di Perairan Mekko

Gambar
"Supaya aktivitas tourist di Mekko bisa diatur dalam retribusi yang jelas untuk masyarakat lokal dengan menggunaka jasa guide di Mekko".  Penulis : Redaksi Kompak K3 Budaya Adonara / Adonara C4.    KOMPAK (Kelompok Konservasi) K3 Budaya Adonara / Adonara C4 melalui kegiatan English Class Mekko (ECM) bersama pemuda Mekko, dan KCD melakukan pemeriksaan Kapal Pinisi yang berlabu di Mekko pada Jumad 20 Juni 2026.    Hal itu dilakukan untuk menertibkan retribusi pariwisata bahari untuk wisatawan di kapal Pinisi yang datang berlabu dan berwisata di perairan Mekko. Tujuan penertiban itu untuk mendukung local people di Mekko. Di Mekko ada jasa guide untuk paket snorkling dan diving yang bisa dilayani oleh guide lokal di Mekko. Sudah pasti kegiatan itu mendukung ekonomi masyarakat lokal di Mekko.   Kegiatan itu diinisiasi oleh K3 Budaya Adonara / Adonara C4 bersama Pemuda Lokal di Mekko. Kegiatan pemeriksaan dokumen kapal Pinisi di perairan Mekko itu, merupakan kegi...

Part II Transplantasi Terumbu Karang di Perairan Mekko.

Gambar
  Kegiatan Kecil Memiliki Dampak yang Besar.   Proses Membenamkan Media dan Bibit Terumbu Karang. Kegiatan Transplantasi Terumbu Karang Part II oleh K3 Budaya Adonara / Adonara C4 melalui kegiatan di English Class Mekko pada  Minggu 20 Juni 2026. Kegiatan  kali itu melibatkan, BM3, Pemuda Mekko, Pemerintah Kantor Cabang Dinas (KCD) Kelautan Perikanan dan PT Mutiara Adonara (cabang Mekko). Mereka kembali berkolaborasi dalam mendukung kegiatan English Class Mekko (ECM) dengan bergabung dalam melakukan transplantasi Terumbu Karang di Perairan Mekko. Mereka melakukan transplantasi terumbu karang. Kegiatan itu mereka melepaskan / membenamkan tujuh Media Tanam Terumbu Karang.    Tujuan lain dari kegiatan itu adalah mendorong penertiban aturan aktivitas liar berkarang dan pemboman di perairan Mekko. Masyarakat Mekko mengatakan sangat resah dengan aktivitas tidak bertanggung jawab tersebut. Mereka berharap pemerintah dan stakeholder terkait segera mengatur penerti...

Volunteer Pustaka Bambu mengajar di ECM.

Gambar
  “ Ket  (Cat) = Kucing Yellow  = Warna Kuning Dog = Anjing Red =  Warna Merah Berd (Bird) = Burung” Wait (White) = Putih Etc. Terdengar suara, pengucapakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia memecah keheningan di salah satu titik Mekko sore itu. Suara mereka bersahut sahutan.  Beberapa anak remaja berseragam kaos putih asyik mengajar adik-adik mereka. Mereka bagi tugas. Ada yang mengucapkan bahasa inggris. Sebagian lagi mengucapkan bahasa Indonesia. Selain   belajar bahasa inggris untuk nama nama hewan dan warna mereka juga bermain beberapa permainan atau games. Kelas itu berlangsung di English Class Mekko (ECM).   Kaos mereka bertuliskan Pustaka Bambu (PB) menerangkan mereka adalah anak-anak  Pustaka Bambu. Sebuah Taman Baca di Lite Horo Wura Kecamatan Adonara Tengah Flores Timur.  Dedikasi anak - anak PB  itu bertujuan untuk melatih skill mengajar anak anak kelas malamp PB sekaligus anak anak ECM. Mereka adalah Anak kelas malam PB t...

“Ica Biasa Membawa Kami ke Sini ": Monitoring Bakau /Mangrove di Pesisir Mekko.

Gambar
  Monitoring Bakau /Mangrove di Pesisir Mekko.   Terlihat beberapa anak sedang mandi saat air laut pasang di siang itu. Mereka adalah anak-anak English Class Mekko. Ditengah riuh gembiranya mandi, mereka tidak lupa untuk memantau dan melihat Bakau (Mangrove) yang sudah mereka tanam. Bakau yang mereka tanam sudah Tumbuh “Ica biasa membawah kami kesini”, kata Naila. Naila melanjutkan biasa kami setiap kali kami mandi kami datang merawat mangrove yang sudah kami tanam. Lokasi penanaman mangrove itu sebelah timur, beberapa meter dari titik mandi mereka.   Naila mengatakan bahwa mereka sangat gembira saat melihat Bakau yang mereka tanam sudah tumbuh subur. Mereka secara perlahan melihat harapan yang makin cerah untuk daerah Mekko. Mereka terlindungi dari bencana oleh mangrove dan aktivitas kecil mereka. Naila dan temannya melihat Bakau yang mereka tanam   ECM kembali melakukan monitoring mangrove dilakukan hampir setiap minggu saat kelas bahasa inggris di mulai. Tujuan an...

"Mereka Tidak Mau Minum Air Penuh Sampah" : Pembersihan Sampah di Hulu Mata Air.

Gambar
  Aktivitas membersihkan sampah di Mata Air Koli Masang. K3 Budaya Adonara / Adonara berlolaborasi dengan Kelompok Baca Koli Ata Kiwan melakukan pembersihan Mata Air Kliha di Desan Koli Masan Kecamatan Adonara, Kabuoaten Flores Timur. Kegiatan itu dihadiri sekitar 40 lebih anak-anak. Kegiatan ini juga melibatkan Volunteeer manca negara Andy Grace asal Rochester, New York, USA.   Akhir dari kegiatan sebanyak sekitar lebih dari 10 kg sampah yang berhasil dikumpulkan di ambil dari mata air. Banyak sampah an organik yang dikumpulkan. Tidak ada pilihan lain dalam mengelolah sampah, sampah itu dikering lalu dibakar.   Anak-anak aktif memelihara Lingkungan  Di akhir dari kegiatan itu Anzhello Lamabelawa menyampaikan profisiat terima kasih kepada kelompok Kaca Koli Ata Kiwan yang sudah melibatkan anak-anak dalam belajar mencintai lingkungan. dalam sesi diskusi kecil, Anak-anak mengatakan Pondok Baca Koli Ata Kiwan sepakat tidak mau hidup dari air yang penuh sampah. Mereka m...